“Yang
pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti adalah
mengenai shalat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami.” (HR.Ibnu Hibbab dari Abu Huraira)
1. Ya Fathimah, kepada wanita
yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan
kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan
derajat wanita itu.
2. Ya Fathimah, kepada wanita
yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya
Allah menjadikana dirinya dengan neraka tujuh ta’bir pemisah.
3. Ya Fathimah, tiadalah
seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya,
melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan
seribu org yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. Ya Fathimah, tiadalah
wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari
minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Ya Fathimah, yang lebih
utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri.
Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu.
Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. Ya Fathimah, apabila wanita
mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan
baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika
wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama
dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya,
maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan
ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa
sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian
dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala
seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat
memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Ya Fathimah, tiadalah
wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta
ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian
padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya
setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya
pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
8. Ya Fathimah, tiadalah
wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan
pandangan penuh kasih.
9. Ya Fathimah, tiadalah
wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati,
melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wannita itu agar
menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu
dan yang akan datang.
10.Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami
dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong
kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang
didatangkan dari sungai-sungai sorga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya,
serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya
bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan
selamat.
















0 komentar:
Posting Komentar